Selasa, 13 April 2010

Kisah sepotong bulu

bila aku kelak datang kerumahmu
aku ingin mencabut saja satu bulu sayapku
lalu menerbangkannya dari ruang tamu
ke bagian dalam rumahmu
biar dia terbang dibawa angin
menjelajahi seluruh isi rumahmu
saat angin membawanya menyapu
bulu itu kembali kearahku
ia telah merekam sinar-sinarmu
yang tadi didapatnya dari seluruh isi rumahmu
lalu akan kusimpan bulu itu dalam kotak sejuta cinta

ya, itulah caraku!
yang kutemukan selama aku menginginkanmu

aku ingin membawa pulang
sebongkah cahaya terang
yang menyala selama-lamanya
dan memancarkan semua warna
bulu sayapku tadi sudah menangkapnya
biarkan ia terus menyala
menghadirkanmu disetiap langkahku

Minggu, 04 April 2010

Ketika Bahagia Diukur Besarnya

Bahagia...
apakah dia adalah sesuatu yang dapat diukur besarnya?
Bila dia tak sanggup seluas jagad raya,
cukuplah ia sebesar galaksi bimasakti
dan bila galaksi bimasakti terlalu luas,
cukuplah ia sebesar planet bumi
masih terlalu besarkah bumi?
mungkin cukuplah sebesar benua asia...
kalau benua asia terlalu luas untuk satu kata bahgia
cukuplah ia seluas Asia tenggara saja.
Dan jika Asia tenggara masih terlalu besar
Sebesar negeriku Indonesia-pun sudah indah bagiku
Bila Indonesiaku ini terlalu luas
mungkin Jawa Timur cukup menempatkan satu kata bahagia
Kalau Jawa Timurpun tak bisa
Kota Malang ini mungkin dapat mengukur seberapa besarnya bahagia.
Bila Malang ini pun terlalu besar
Cukuplah ia seluas kecamatan Lowokwaru...
Kalau kecamatan Lowokwaru masih tak mampu melambangkan besarnya
Coba tempatkan dia di kelurahan Sumbersari yang berharga ini....
Apabila Sumbersari tak bisa jua,
hamparkan kata bahagia itu seluas Universitas Negeri Malang
Ah, kampusku ini terlalu luas.
Mungkin Fakultas Sastra mampu melambangkan besarnya bahagia....

Aku tak tahu kemana lagi harus mencari
bila satuan terkecil pun tak mampu melambangkan besarnya bahagia
karena di setiap jejakku pun,
aku selalu mencarinya


Kamis, 01 April 2010

Terlalu Indah

Malam ini terlalu indah untuk kulantunkan bersama 10 angin yang menaungi detakan malam
Karenanya aku lebih memilih untuk memandangimu dibalik LCD,
tersenyum dalam kebekuan yang konstan

10 meteor jatuh membawa 1000 harapan,
tentang hal-hal terlalu indah yang telah dilukiskan
berharap cahaya itu kan bersinar kembali,
seiring rembulan memudar ditelan cahaya mentari

Ini semua tak mampu memberiku jawaban
Ini semua hanya sebatas nyanyian rindu yang sayup
semuanya datar, semuanya sunyi, semuanya pergi
dan meninggalkan hati yang tetap berprasangka seperti ini

I never knew that I could turn this pain
All the beautiful memory turns to grey
I even could write a song
For believe the strength for my own
I've never understand of how i feel
I need somebody there to hold my tears
Please help me I'm falling
And I Know that I can reach your hand

All my dreams turn to pain
Coz all the visions that I see is not for real
Hold my hands and help me stand
Coz all the dreams I've ever had is always fail
And I know I fail again

The feelings that I have could never changed
And the sorrow that I felt will never end
But I should keep on trying
Even more the strength for my own

(Fail, by Bening)

Selasa, 30 Maret 2010

Ketika Aku Belajar Menyukainya

aku belajar menyukainya dari setiap paragraf yang aku tulis
tentang kata-kata yang berlari melukiskan satu arti
dan meyakini bahwa apa yang aku rasakan tak pernah salah
ketika mereka mengakui kerapuhanku
dan karenanya semua bergejolak

ketika aku belajar menyukainya
dari setiap semangat yang dia ceritakan tadi pagi
dan rengkuhannya pada hati-hati yang sedang guncang
walau tangan kecilnya tak kuasa membuatku tenang

aku tahu, aku masih baru memulai
dan aku tidak mau berhenti
karena itu aku memilihnya
sebagai pengawal kala semua masih awal

aku belajar menyukainya,
ketika perlahan semuanya terungkap
bahwa suatu hari nanti
aku pasti bisa seperti dia

aku ingin merengkuhnya seperti ia membesarkan hatiku
dan semua kata yang aku rangkai seperti apa yang dia minta
dia mengajariku untuk terbang lebih tinggi
ketika aku belajar menyukainya

Senin, 22 Maret 2010

Sekali Lagi Tentang Mimpimu

Mungkin kau tak berpikir
bahwa cerita-ceritaku itu memalukan
Bagiku memang iya,
namun bagimu berkesan
dan merupakan penghargaan

Aku sedang merangkai babak-babak mimpiku
yang ingin kutayangkan padamu
menyatu dalam suaraku
hingga menegakkan pemahaman itu padamu

Aku belum menghilangkan harapan itu
Aku belum menghilangkan kata-katamu
Seiring bunga yang mekar mengiringiku disini
Kami terus memanggilmu
untuk menyumbangkan kata-kata itu lagi

walau aku tahu
aku tak serumpun denganmu
kita berbeda pemikiran
mungkin itu yang membuatmu
menganggap semua rencanaku kurang kerjaan

Ah, tak bisakah kau buka hatimu sedikit lagi?
aku ingin kau mengerti
bahwa sebuncah kata-kata ini
mampu melambangkan semua asamu

karena kita hidup di negeri ini
tempat kita bertukar mimpi
dan semuanya
bersama-sama akan menjadi nyata