Rabu, 15 Oktober 2008

PERGI

Kusemaikan bunga tidur bersemi indah
Melambai-lambai dengan riang
Membuai setiap insan dalam keheningan
Kau menyapaku dalam fantasi
Bergembira dalam dunia mimpi
Bersamaku merajut cinta itu....

Malaikat malam meminta aku terjaga
Bahagia itu masih menyala
Menghangatiku sebagai selimut
Memberi semangat baru

Aku terhenyak semakin tidak mengerti
Tahu kau kenapa ada bahagia ini?
Karena rasa cinta yang kita rajut dalam mimpiku tadi
Masih belum hilang dari hati
Ya, aku yang mencintaimu dalam mimpiku
Telah membawa cinta itu dalam dunia nyata

Dan kini aku mencintaimu
Tanpa ada yang tahu rasa itu, juga kamu

Cinta ini adalah anugerah terindah yang tak kusangka
Ia datang lewat mimpiku
Menyemangati langkahku
Tanpa aku tahu
Apa yang indah darimu?

Tapi aku bahagia selama mencintaimu
cukup mencintaimu seperti itu. sebesar itu. seindah itu.


Ya, cinta yang datang dengan sendirinya
Tahu-tahu pergi sendiri
Ya! Ia lari
Padahal aku masih ingin memiliki rasa cinta itu

Aku ingin mencintaimu lagi,
Tapi aku tak bisa.
Tak tahu kenapa......

Kamar, Maret 2006

1 komentar:

Ussi mengatakan...

hoi, ussyong disini...
well, i love ur poems, slalu jelas, nggak banyak metafora, dan mudah dicerna. Sangat khas puisi luar kayak chicken soup yg ga peduliin rima.

Nggi, puisi yg "pergi" ini terlalu melenceng di bagian akhirnya. Maksudnya, dari awal pembaca di-mindset- kalo penulisnya sedang jatuh cinta sedalem-dalemnya, apa adanya tanpa pamrih.

Tapi di bagian akhir, tiba2 km bilang kalo "perasaan ini udah ilang" . Itu agak rancu sedikit.
Jadi menurut saya, kata2 indah di belakang ini..

"Tapi aku bahagia selama mencintaimu
cukup mencintaimu seperti itu. sebesar itu. seindah itu."


sudah sangat pantas jadi penutup puisi.

hehe, bukan maksud menggurui loh, saya mah rada gatel2 kalo disuruh nulis puisi "that's why puisi aku bernuansa kelam dan kasar". Jadi anggep aja aku orang awam sbg pembaca biasa. Okeh?


gut job, gut luck!


p.s:

Tapi kalo dilihat dari judul yg menandakan kepergian, dan emang itu yg pengen km sampein, trus ngapain ada bahasa berbunga-bunga panjang lebar di awal dan klimaks yg cuman beberapa baris dibelakang?

pokoknya, km punya bakat, dan bakal gw dukung..ganbarre..