Kamis, 23 Oktober 2008

RANTAI BOWLING

Dia mengambil bola bowling dari toko olah raga
Lalu melepas rantai anjing peliharaan tetangga
Mengaitkan ujungnya pada lubang-lubang bola;
Dan menyiapkan kunci gembok nan perkasa

Dia memataiku saat aku mengelap sayap
Mencari kelemahan yang tertutup oleh gelap
Membuntutiku ketika aku mengambil ancang-ancang di genting
Sambil tangannya membawa rangkaian rantai bowling

Aku gerakkan sayapku keatas kebawah
Belajar terbang dengan keyakinan ini akan mudah
Hentakan angin dan gaya dorong merangkai energi kinetik
Tak disangka ia mulai menyusun gerak-gerik

Tangannya yang andal melilit kakiku dengan rantai bolwling
Mengunci rapat dengan gembok menggema bunyi gemerincing
Aku gagal terbang dengan bola boling segini beratnya
Menghentak percuma urat nadi kian tersiksa

Tuhan

Aku tak bisa pulang ke awan


Kamar, September 2007

Tidak ada komentar: